Universitas Negeri Malang (UM) menginisiasi penelitian kolaboratif internasional yang mengolah limbah minyak jelantah menjadi energi terbarukan melalui pendekatan bioteknologi. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya pengembangan energi bersih sekaligus pengelolaan limbah berkelanjutan.

Universitas Negeri Malang kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pengembangan riset berbasis solusi dengan menginisiasi proyek penelitian yang menggabungkan teknologi bioproses dan pengelolaan limbah. Penelitian ini mengangkat topik pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku produksi biodiesel melalui pendekatan katalisis enzimatik yang lebih ramah lingkungan.

Riset yang berjudul “Lipase in Deep Eutectic Solvent as Biocatalyst in the Synthesis of Biodiesel using Waste Cooking Oil as a Substrate” tersebut menitikberatkan pada penggunaan enzim lipase dalam pelarut khusus (deep eutectic solvent) untuk meningkatkan efisiensi konversi limbah minyak menjadi bahan bakar alternatif. Pendekatan ini dinilai lebih berkelanjutan dibandingkan metode konvensional karena mampu menekan dampak lingkungan sekaligus meningkatkan nilai guna limbah.

Kegiatan penelitian ini berada dalam payung pengembangan Renewable Energy Technology dan didukung melalui program Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY) dalam kerangka THE University Impact Ranking. Pendanaan riset ini difasilitasi oleh LPDP melalui Universitas Negeri Malang dengan nomor kontrak 13.11.56/UN32.14.1/LT/2025.

Pelaksanaan penelitian dipimpin oleh Dr. Dian Nugraheni, S.Pd., M.Sc. bersama tim dari UM, serta melibatkan kolaborasi dengan peneliti dari BRIN Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, Dr. Titin Haryati. Tidak hanya itu, kerja sama internasional juga terjalin dengan Muhammad Irfan, Ph.D. dari Department of Biotechnology, University of Sargodha, Pakistan.

Keterlibatan mitra dari negara berkembang seperti Pakistan turut memperluas jejaring International Research Network (IRN) UM. Kolaborasi lintas negara ini membuka peluang yang lebih besar dalam menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional, khususnya di bidang bioteknologi dan bioproses.

Secara substansial, penelitian ini berkontribusi pada pencapaian beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs). Pemanfaatan limbah minyak jelantah sebagai bahan baku energi mendukung SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab. Di sisi lain, produksi biodiesel sebagai energi alternatif berkontribusi pada SDG 7 (Affordable and Clean Energy). Selain itu, kolaborasi antara UM, BRIN, dan University of Sargodha juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kemitraan internasional yang berkelanjutan.

Melalui penelitian ini, Universitas Negeri Malang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap isu lingkungan dan kebutuhan energi global. Pendekatan berbasis sains terapan yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi solusi strategis dalam pengelolaan limbah sekaligus pengembangan energi terbarukan di masa depan.