MALANG – Pusat Etik Ilmiah (PEI) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang (UM) berkontribusi dalam penguatan kompetensi profesional pustakawan melalui Seminar Nasional Perpustakaan bertajuk “Pustakawan Masa Depan: Dari Pengelola Koleksi Menjadi Knowledge Management & Information Professional”. Dalam kegiatan yang diselenggarakan melalui kerja sama UM dan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) pada Jumat (16/10/2026) tersebut, Dr. Setiawan, S.Sos., M.IP., tim pengembang PEI LPPM UM, hadir sebagai salah satu pemateri.
Seminar berlangsung pukul 13.00–16.00 WIB di Aula Lantai 2 Perpustakaan UM. Kegiatan ini mengangkat transformasi peran pustakawan dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan informasi masyarakat yang semakin kompleks. Keterlibatan tim pengembang PEI LPPM UM dalam forum tersebut menjadi bagian dari kontribusi keilmuan UM dalam mendorong pengelolaan informasi dan pengetahuan yang adaptif serta bertanggung jawab.
Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI, Heri Herawan, S.H., dan Wakil Rektor IV UM, Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih, S.Pd., M.Ag. Seminar dimoderatori oleh Achmad Qorni N., S.Ptk., M.M., Pustakawan Ahli Pertama UPT Perpustakaan UM, serta menghadirkan narasumber dari bidang perpustakaan dan informasi.
Kontribusi Tim Pengembang PEI LPPM UM dalam Pengembangan Profesi Pustakawan
Dr. Setiawan, S.Sos., M.IP., menjadi salah satu dari tiga pemateri dalam seminar tersebut. Dua pemateri lainnya adalah Rani Auliawati Rachman, S.AP., M.I.Kom., dosen Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial UM, serta Aa Kosasih, S.Sos., M.M., Pustakawan Ahli Muda UPT Perpustakaan UM.
Keterlibatan Dr. Setiawan sebagai tim pengembang PEI LPPM UM memperluas kontribusi keilmuan lembaga dalam forum yang membahas perkembangan profesi dan tata kelola informasi. Melalui seminar ini, peserta diajak memahami bahwa peran pustakawan telah berkembang melampaui pengelolaan koleksi, mencakup pengelolaan pengetahuan, pendampingan penelusuran informasi, evaluasi kualitas sumber, dan penguatan literasi digital.
Dalam lingkungan informasi digital yang dinamis, kompetensi seperti berpikir kritis, komunikasi, penguasaan teknologi, pengelolaan data, serta pemahaman etika informasi menjadi semakin penting. Penguatan kompetensi tersebut diperlukan agar pustakawan mampu membantu pengguna mengakses, menilai, dan memanfaatkan informasi secara tepat.
Memperkuat Pengelolaan Informasi dan Pengetahuan
Seminar ini memberikan ruang bagi peserta untuk memperluas wawasan mengenai arah perkembangan profesi pustakawan sekaligus mendiskusikan strategi pengembangan layanan perpustakaan. Perpustakaan masa kini tidak hanya berfungsi sebagai penyedia koleksi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang membantu masyarakat memahami konteks informasi, mengevaluasi kredibilitas sumber, dan menggunakan pengetahuan untuk berbagai kebutuhan.
Perspektif tersebut juga menegaskan pentingnya pengelolaan informasi secara bertanggung jawab. Kemudahan akses terhadap informasi digital perlu disertai kemampuan untuk menilai kualitas informasi dan memperhatikan aspek etika dalam penggunaannya. Dengan demikian, pengembangan kompetensi pustakawan berkaitan erat dengan upaya membangun ekosistem pengetahuan yang dapat dipercaya.
Bagi LPPM UM, keterlibatan tim pengembang PEI dalam kegiatan akademik seperti ini merupakan salah satu ruang untuk memperluas kontribusi keilmuan dan membangun kolaborasi lintas bidang. Pertukaran perspektif antara akademisi dan praktisi perpustakaan dapat mendukung pengembangan wawasan serta inovasi layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Mendorong Perpustakaan sebagai Pusat Pengetahuan
Melalui Seminar Nasional Perpustakaan ini, UM bersama MPR RI membuka ruang diskusi mengenai penguatan peran pustakawan dalam menghadapi perubahan kebutuhan informasi. Kolaborasi yang melibatkan akademisi dan praktisi diharapkan dapat mendorong pengembangan kompetensi profesional, inovasi layanan, serta pemanfaatan teknologi untuk memperluas akses terhadap pengetahuan.
Partisipasi Dr. Setiawan sebagai tim pengembang PEI LPPM UM sekaligus memperlihatkan kontribusi sivitas akademika UM dalam pengembangan wawasan profesional di bidang informasi dan pengetahuan. Ke depan, penguatan kompetensi dan tata kelola informasi diharapkan dapat mendukung peran perpustakaan sebagai bagian penting dari ekosistem pendidikan dan pembangunan masyarakat berbasis pengetahuan.



