Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) LPPM UM sukses menyelenggarakan Workshop Pelatihan Systematic Literature Review (SLR) secara hybrid pada Selasa, 6 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 2 Perpustakaan Universitas Negeri Malang mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dengan antusiasme peserta yang sangat tinggi.
Workshop ini diikuti oleh total 77 peserta yang terdiri atas 57 peserta daring dan 20 peserta luring. Peserta berasal dari berbagai latar belakang akademik dan institusi, mulai dari dosen, peneliti, hingga mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3. Beberapa institusi yang turut berpartisipasi antara lain Universitas Negeri Malang, Politeknik Negeri Malang, Universitas Brawijaya, UPN Veteran Jawa Timur, Universitas KH Abdul Chalim, Universitas Islam Malang, STIKes Karya Putra Bangsa, hingga peserta dari RS Awal Bros Dumai.
Pada workshop kali ini hadir dua pemateri utama. Pemateri pertama, yaitu Ketua LPPM, UM, Prof. Aji Prasetya Wibawa, menyampaikan materi bertema Systematic Literature Review (SLR) Bidang Pendidikan dan Sosial Studi. Selanjutnya, pemateri kedua, Kasubdit Pemeringkatan UM, Nurul Hidayat, Ph.D., membawakan topik Strategi SLR dalam Bidang Sains dan Teknologi.
Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab berlangsung aktif, bahkan panitia juga menghadirkan sesi simulasi untuk membantu peserta memahami penerapan metodologi SLR secara langsung. Beberapa topik penting yang dibahas meliputi penerapan metode PRISMA, penyusunan research question, strategi penggunaan keywords, proses penyaringan artikel (filtering process), hingga teknik menemukan research gap sebagai dasar pengembangan ide penelitian di masa mendatang.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mendukung keberlanjutan penulisan karya ilmiah pada jurnal terindeks, meskipun proposal penelitian belum memperoleh pendanaan baik dari sumber internal maupun eksternal kampus. Selain itu, workshop ini juga bertujuan mendorong kreativitas dosen dan mahasiswa dalam melakukan penulisan ilmiah berbasis SLR secara sistematis, terukur, dan valid sesuai metodologi yang tepat.
Peserta workshop memberikan respons positif terhadap kegiatan ini. Banyak peserta mengaku memperoleh pencerahan, khususnya bagi mereka yang baru pertama kali mempelajari metode SLR. Materi yang disampaikan dinilai jelas dan aplikatif, mulai dari pencarian referensi, seleksi artikel, analisis data literatur, hingga penyusunan laporan ilmiah. Penyampaian pemateri yang komunikatif juga membantu peserta memahami setiap tahapan dengan lebih mudah.
Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai pentingnya memanfaatkan akses langganan jurnal dan publisher internasional yang dimiliki berbagai perguruan tinggi untuk memperoleh artikel berkualitas tinggi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kemampuan akademik dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan karya tulis ilmiah yang baik dan benar dapat terus meningkat melalui pendekatan SLR yang sistematis dan berbasis metodologi ilmiah yang kuat.

