Malang, 12 Juni 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Strategies for Securing International Grants from Sumitomo Foundation” pada Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sivitas akademika UM untuk memperoleh pendanaan riset internasional sekaligus memperluas jejaring kolaborasi akademik global.

Kegiatan yang berlangsung di Graha Rektorat UM, Ruang Sidang Senat Lantai 9 dan dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom ini diikuti oleh dosen, peneliti, serta pengelola riset di lingkungan Universitas Negeri Malang.

FGD ini diselenggarakan oleh LPPM Universitas Negeri Malang bekerja sama dengan I’MC Center Indonesia dan Sumitomo Foundation sebagai upaya meningkatkan kesiapan peneliti dalam mengakses berbagai skema hibah internasional, khususnya pendanaan penelitian dari Jepang.

Hadir sebagai narasumber yaitu Hamaya Kenichi dan Harashima Takashi selaku staf Sumitomo Foundation, yang menyampaikan informasi mengenai peluang pendanaan, mekanisme pengajuan, serta strategi penyusunan proposal agar memiliki daya saing internasional. Turut memberikan perspektif kolaborasi akademik internasional yaitu Prof. Eishi H. dari I’MC Center Indonesia/Aichi Shukutoku University, Jepang, Prof. Djodjok Soepardjo dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA)/I’MC Center, serta Rifqi Fauzan Soepardjo dari I’MC Center Indonesia.

Dalam pemaparannya, perwakilan Sumitomo Foundation menjelaskan berbagai program hibah pada FY2026 Activities, di antaranya Grant for Japan-Related Research Projects, Grant for Environmental Research Projects, Grant for Basic Science Research Projects, serta program terkait pelestarian budaya. Program tersebut memberikan kesempatan bagi peneliti internasional untuk berkontribusi melalui penelitian berkualitas dengan pengajuan proposal dalam bahasa Inggris maupun Jepang sesuai kategori program.

Selain membahas aspek administratif, kegiatan ini juga menekankan pentingnya membangun proposal penelitian yang memiliki kebaruan, relevansi global, dampak sosial, serta kesesuaian dengan prioritas pendanaan. Strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan peluang dosen dan peneliti UM dalam memperoleh hibah internasional yang kompetitif.

Kegiatan ini selaras dengan komitmen Universitas Negeri Malang dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4: Quality Education, khususnya melalui penguatan kapasitas akademik, peningkatan kualitas pendidikan tinggi, pengembangan kompetensi peneliti, serta perluasan akses terhadap jejaring pengetahuan internasional. Penguatan budaya riset dan kolaborasi global menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Berdasarkan rekam jejak penerimaan hibah sebelumnya, Indonesia menjadi salah satu negara Asia yang aktif mengajukan proposal ke Sumitomo Foundation. Hal ini menunjukkan adanya peluang besar bagi peneliti Indonesia, termasuk sivitas akademika UM, untuk meningkatkan partisipasi dalam kompetisi hibah internasional.

Menindaklanjuti kegiatan ini, LPPM Universitas Negeri Malang akan menyelenggarakan workshop penulisan proposal hibah internasional, khususnya untuk skema Sumitomo Foundation, dengan menghadirkan I’MC Center sebagai narasumber. Workshop tersebut diharapkan dapat memberikan pendampingan lebih lanjut kepada dosen dan peneliti UM dalam menyusun proposal yang lebih strategis, kompetitif, dan sesuai dengan standar pendanaan internasional.

Melalui rangkaian kegiatan ini, LPPM UM terus mendorong peningkatan kualitas penelitian, penguatan kolaborasi internasional, serta kontribusi Universitas Negeri Malang dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.