Malang — Universitas Negeri Malang (UM) kembali menorehkan prestasi di kancah kerja sama riset internasional. Ahmad Atif Fikri, S.T., M.Eng., Ph.D., dosen Departemen Teknik Mesin UM, berhasil meraih pendanaan program melalui skema Diaspora Berdampak yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Pendanaan ini diperoleh melalui kolaborasi bersama mitra internasional, Dr. Dani Harmanto, BEng (Hons), MSc, PhD, CEng, MIED, SFHEA, Associate Professor in Aeronautical Engineering di De Montfort University, Inggris. Kerja sama ini mengangkat proyek riset berjudul "Implementasi Kerja Sama Universitas Negeri Malang dan De Montfort University melalui Penguatan Centre of Advanced Engineering Berbasis Computational Fluid Dynamics untuk Riset Kolaboratif, Publikasi Bereputasi, dan Pipeline Doktoral."
Program Diaspora Berdampak sendiri merupakan skema pendanaan yang dirancang Kemendiktisaintek untuk menjembatani kolaborasi antara akademisi diaspora Indonesia di luar negeri dengan perguruan tinggi di Tanah Air, guna memperkuat kualitas riset, publikasi ilmiah, serta pengembangan sumber daya manusia unggul.
Melalui proyek ini, Ahmad Atif Fikri dan Dani Harmanto akan memperkuat Centre of Advanced Engineering berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD) sebagai wadah riset kolaboratif antara UM dan De Montfort University. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong lahirnya publikasi ilmiah bereputasi internasional, sekaligus membuka jalur (pipeline) pendidikan doktoral bagi dosen dan mahasiswa UM melalui kerja sama dengan mitra di Inggris tersebut.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM menyambut baik capaian ini dan berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi model penguatan kerja sama internasional bagi unit-unit lain di lingkungan UM, sekaligus meningkatkan reputasi UM di bidang riset ilmu teknik pada tingkat global.
Program ini ditargetkan menghasilkan empat luaran pokok. Pertama, peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan penggunaan perangkat lunak (software) Computational Fluid Dynamics (CFD) terbaru. Kedua, publikasi ilmiah berupa tiga paper di bidang CFD–AI yang terbit pada jurnal internasional bereputasi minimal Q2. Ketiga, terjalinnya kemitraan riset internasional yang berkelanjutan antara UM dan De Montfort University. Keempat, tersusunnya proposal Royal Society International Exchanges sebagai pintu masuk menuju akses pendanaan riset global.
Program ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan jalur pendidikan doktoral dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia; SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan riset keteknikan berbasis Computational Fluid Dynamics yang mendorong inovasi di bidang rekayasa; serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama dan kemitraan strategis antara UM dan De Montfort University, Inggris.

