MALANG – Pusat Sumber Daya Wilayah (PSDW), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang (UM), menyelenggarakan Seminar Internasional Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 pada Kamis (29/10/2026) di Aula Lantai 9 Gedung A19 UM. Kegiatan yang dikoordinasikan oleh PSDW LPPM UM di bawah kepemimpinan Dr. Tri Wahyu Hardaningrum, S.E., M.Pd. ini mengusung tema “Empowering Communities through Innovation and Sustainable Partnerships for Achieving the SDGs”. Seminar menjadi forum diseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat sekaligus ruang pertukaran gagasan dan pengalaman akademisi dari dalam maupun luar negeri untuk mendorong pemberdayaan masyarakat melalui inovasi dan kemitraan berkelanjutan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seminar internasional ini menghadirkan tujuh keynote speakers dari sejumlah perguruan tinggi dan institusi, baik dari Indonesia maupun luar negeri. Para pembicara tersebut adalah Dr. Mohamad Idham bin Md Razak dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Dr. Nguyen The Quan dari Hanoi University, Associate Professor Ts. Dr. Aede Hatib Bin Musta’amal dari Universiti Teknologi Malaysia, Dr. Tri Wahyu Hardaningrum, S.E., M.Pd. selaku Kepala Pusat Sumber Daya Wilayah LPPM UM, Prof. Dr. Abdul Rahim Ridzuan dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Dr. Didi Sundiman, S.T., M.M. dari Universitas Universal, Batam, serta Dr. Sri Martani Effiyanti dari De Montfort University, Inggris.

Salah satu materi yang disampaikan dalam sesi utama adalah paparan Dr. Nguyen The Quan dari Hanoi University berjudul “From Digital Innovation to Sustainable Impact: Building Partnerships for Safer, More Inclusive and More Sustainable Communities”. Materi tersebut mengangkat keterkaitan antara inovasi digital, kemitraan, dan upaya membangun masyarakat yang lebih aman, inklusif, serta berkelanjutan. Perspektif ini sejalan dengan tema seminar yang menempatkan inovasi dan kemitraan sebagai bagian penting dalam pemberdayaan masyarakat dan pencapaian SDGs.

Kehadiran para pembicara dari berbagai latar belakang institusi memberikan perspektif yang beragam mengenai pengembangan dan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Forum ini juga menjadi kesempatan untuk mempertemukan pengalaman internasional dengan praktik pengabdian yang berkembang di lingkungan perguruan tinggi Indonesia.

Diseminasi Hasil Pengabdian melalui Parallel Session

Selain sesi utama bersama para keynote speakers, seminar juga menghadirkan parallel session yang diikuti oleh 13 pelaksana pengabdian kepada masyarakat dari berbagai perguruan tinggi. Di antara perguruan tinggi yang berpartisipasi adalah Universitas Swadaya Gunung Jati, Universitas Dr. Soetomo, dan Universitas Lumajang.

Dalam sesi paralel tersebut, para pelaksana pengabdian memaparkan hasil kegiatan dan pengalaman pelaksanaan program di masyarakat. Sesi ini memberikan ruang bagi peserta untuk berbagi praktik, mendiskusikan pendekatan penyelesaian persoalan masyarakat, serta memperoleh masukan untuk pengembangan kegiatan pengabdian berikutnya.

Secara keseluruhan, seminar diikuti oleh sekitar 225 peserta. Para peserta mengikuti pemaparan dari tujuh keynote speakers dan para pemateri dalam sesi paralel. Partisipasi tersebut menunjukkan adanya ruang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antarkalangan akademisi dalam memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.

Melalui penyelenggaraan Seminar Internasional Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026, PSDW LPPM UM mendorong penguatan budaya berbagi pengetahuan dan diseminasi hasil pengabdian pada tingkat internasional. Sejalan dengan tema yang diusung, forum ini diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama antarperguruan tinggi, memperkaya perspektif dalam merancang program pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi, serta mendorong kemitraan berkelanjutan yang berkontribusi terhadap pencapaian SDGs.