Dosen Fisika Universitas Negeri Malang (UM), Dr. Herlin Pujiarti, mempresentasikan hasil penelitiannya mengenai pengembangan gel polymer electrolyte (GPE) berbasis bahan alam pada ajang Joint Conference The 11th International Conference on Research, Implementation, and Education of Mathematics and Sciences (ICRIEMS) dan The 8th ICE-ELINVO yang diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 2–4 Juni 2026. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari kontribusi akademisi UM dalam memperkenalkan inovasi teknologi energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan di forum ilmiah internasional.
Dalam presentasinya, Herlin memaparkan penelitian mengenai pemanfaatan D-limonene, senyawa alami yang diperoleh dari ekstrak kulit jeruk, sebagai bahan aditif pada gel polymer electrolyte (GPE) untuk meningkatkan performa Dye-Sensitized Solar Cells (DSSC). Pendekatan ini menawarkan alternatif material yang lebih berkelanjutan sekaligus berpotensi meningkatkan efisiensi perangkat energi surya.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan alam tidak hanya mendukung pengembangan material yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga membuka peluang terciptanya teknologi energi terbarukan yang lebih efisien dan ekonomis. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung pengembangan sumber energi bersih di masa depan.
ICRIEMS 2026 mengangkat tema penguatan keberlanjutan global melalui integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika. Konferensi ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk berbagi hasil penelitian sekaligus memperluas jejaring kolaborasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.
Herlin menjadi salah satu dari empat delegasi Universitas Negeri Malang yang berpartisipasi dalam forum ilmiah tersebut. Kehadirannya tidak hanya menjadi sarana diseminasi hasil penelitian, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan peneliti dari berbagai institusi dalam pengembangan teknologi material dan energi terbarukan.
Penelitian yang dikembangkan Herlin menunjukkan komitmen akademisi Universitas Negeri Malang dalam menghasilkan inovasi yang menjawab tantangan global di bidang energi berkelanjutan. Pemanfaatan material berbasis bahan alam menjadi salah satu pendekatan yang terus dikembangkan untuk menghasilkan teknologi yang lebih efisien sekaligus mengurangi dampak terhadap lingkungan.
Melalui partisipasi dalam ICRIEMS 2026, Universitas Negeri Malang kembali memperkuat perannya dalam forum akademik internasional sekaligus mendorong pengembangan riset yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan. Keikutsertaan ini diharapkan semakin memperluas jejaring penelitian internasional serta meningkatkan kontribusi UM dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.