Universitas Negeri Malang (UM) terus memperkuat kontribusinya dalam riset lingkungan melalui pengembangan teknologi pengolahan limbah cair industri perikanan berbasis reaktor Upflow Anaerobic Sludge Blanket (UASB). Sebagai bagian dari penguatan peran dalam penelitian bertaraf internasional, Universitas Negeri Malang melaksanakan riset berjudul “Sustainable Treatment of Fish Processing Wastewater by Anaerobic Granular Sludge in Upflow Anaerobic Sludge Blanket (UASB) Reactors.” Penelitian ini didukung melalui skema Postdoctoral Researcher yang mendorong kolaborasi lintas negara sekaligus meningkatkan kapasitas riset global.
Riset tersebut dipimpin oleh Eli Hendrik Sanjaya, Ph.D dari Departemen Kimia yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) LPPM UM. Fokus penelitian diarahkan pada pengembangan teknologi pengolahan limbah cair industri pengolahan ikan dengan memanfaatkan sistem UASB berbasis granular sludge.
Teknologi UASB dikenal memiliki kemampuan yang efektif dalam menurunkan kadar pencemar organik dalam limbah cair. Selain itu, proses ini juga menghasilkan biogas yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan, sehingga memberikan nilai tambah dari sisi keberlanjutan.
Penelitian ini melibatkan kerja sama internasional dengan Hong Chen dari Changsha University of Science and Technology (CSUST), Tiongkok, serta peneliti postdoktoral asal Malaysia, Dr. Nur Fatihah. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring riset global sekaligus mempercepat transfer teknologi di bidang pengolahan limbah berbasis bioteknologi.
Menurut Eli Hendrik Sanjaya, limbah cair dari industri perikanan merupakan tantangan lingkungan yang signifikan karena mengandung bahan organik, lemak, dan protein dalam jumlah tinggi yang berpotensi mencemari perairan. Melalui pendekatan anaerobic granular sludge pada reaktor UASB, penelitian ini tidak hanya mampu menurunkan tingkat pencemaran secara optimal, tetapi juga mengonversi limbah menjadi energi dalam bentuk biogas.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pencapaian berbagai target Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain peningkatan kualitas pengolahan limbah (SDG 6), pemanfaatan energi bersih melalui biogas (SDG 7), inovasi teknologi industri (SDG 9), pengelolaan limbah berkelanjutan (SDG 12), serta pengurangan dampak perubahan iklim (SDG 13).
Selain menghasilkan publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi, riset ini juga diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan teknologi pengolahan limbah cair industri perikanan di Indonesia, khususnya untuk skala industri kecil dan menengah.
Dengan pendekatan yang efisien dan ramah lingkungan, teknologi UASB memiliki potensi besar sebagai solusi dalam mendukung praktik industri perikanan yang lebih berkelanjutan. Inisiatif ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Negeri Malang dalam mengembangkan riset unggulan berbasis kolaborasi internasional serta berkontribusi dalam penyelesaian isu lingkungan melalui inovasi sains dan teknologi.


