Malang, 12 Maret 2025International Workshop: Zero Waste – Answering Global Challenges and Sustainable Solutions to Build a Healthy Future sukses digelar berkat kolaborasi antara International Conference on Clean and Green Manufacturing (ITEA) dengan Universitas Negeri Malang (UM) serta berbagai mitra akademik dan profesional lainnya. Workshop ini dihadiri oleh 198 peserta dari Indonesia, Sri Lanka, Nepal, Malaysia, Bangladesh, dan Vietnam, yang memiliki perhatian terhadap pengelolaan limbah berkelanjutan dan tantangan lingkungan global.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang, yang mewakili Rektor. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pengelolaan limbah berbasis zero waste harus menjadi agenda bersama di tingkat global. Ia juga menyoroti pentingnya riset dan inovasi dalam menciptakan sistem pengelolaan limbah yang lebih efektif dan efisien, khususnya dalam konteks perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Workshop ini menghadirkan empat pembicara utama, yang menyampaikan materi terkait strategi pengelolaan limbah dan tantangan keberlanjutan lingkungan:

  • Mr. Sjamsu Agung Widjaja, S.E., M.M. (Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Indonesia) menyampaikan “Strategi Meningkatkan Kesadaran akan Pengelolaan Limbah Berkelanjutan”. Dalam paparannya, ia menekankan perlunya pendekatan berbasis komunitas dan kebijakan yang mendukung praktik zero waste, termasuk regulasi dan insentif bagi industri yang menerapkan sistem pengelolaan limbah berkelanjutan.
  • Dr. Eli Hendrik Sanjaya, S.Si., M.Si. (Universitas Negeri Malang, Indonesia) membahas “Inovasi Pengelolaan Limbah di Indonesia: Tantangan dan Peluang”. Ia menyoroti riset terbaru dalam pemanfaatan teknologi untuk daur ulang limbah dan pengembangan material ramah lingkungan, yang dapat diterapkan baik di sektor industri maupun skala rumah tangga.
  • Mr. M.S. Ahamed Riyad Rooly (South Eastern University of Sri Lanka) menyampaikan materi berjudul “Zero Waste: A Vision for a Sustainable Planet”. Ia menjelaskan konsep ekonomi sirkular sebagai solusi utama dalam mengurangi dampak limbah terhadap lingkungan, serta memberikan contoh implementasi sukses di Sri Lanka.
  • Dr. Mahfuza Parveen (Daffodil International University, Bangladesh) membawakan studi kasus tentang “Inovasi Pengelolaan Limbah di Negara Berkembang”. Ia menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi negara-negara berkembang dalam pengelolaan limbah, serta strategi adaptasi teknologi yang dapat diterapkan dengan biaya rendah dan hasil yang optimal.

Selain sesi keynote, dua diskusi panel digelar dengan tema “Collaborative Strategies for a Zero Waste Future” dan “Zero Waste and Its Impact on Health”, yang menghadirkan akademisi dan praktisi dari Indonesia, Sri Lanka, Nepal, Malaysia, Bangladesh, dan Vietnam. Para panelis membahas kebijakan, teknologi, serta pendekatan sosial dalam mewujudkan konsep zero waste di berbagai sektor.

Kolaborasi antara ITEA, Universitas Negeri Malang, dan berbagai mitra akademik lainnya menjadikan workshop ini sebagai platform penting untuk berbagi inovasi dan strategi dalam mewujudkan konsep zero waste. Workshop ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan perumusan rekomendasi, yang diharapkan dapat menjadi masukan bagi kebijakan pengelolaan limbah berkelanjutan di berbagai sektor.

Acara ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara akademisi, praktisi, dan pemerintah dari berbagai negara dapat berkontribusi dalam mewujudkan masa depan yang lebih ramah lingkungan dan sehat bagi generasi mendatang.