“Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar program literasi digital berbasis teknologi kecerdasan buatan di SDN 02 Purworejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Melalui pemanfaatan ChatGPT sebagai media pembelajaran, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa sekaligus mendorong penggunaan teknologi secara bijak.

Sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa KKN UM menghadirkan inovasi pembelajaran digital dengan memperkenalkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan kepada siswa sekolah dasar. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat literasi digital sekaligus mendukung proses pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Program KKN yang berlangsung pada 26 Januari hingga 11 Maret 2026 ini melibatkan 11 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, di antaranya Teknik Informatika, Teknik Mesin, dan Otomotif. Kolaborasi lintas bidang tersebut memungkinkan terciptanya pendekatan edukatif yang lebih komprehensif dan aplikatif bagi siswa.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah sosialisasi penggunaan ChatGPT sebagai media pendukung pembelajaran. Dalam sesi ini, mahasiswa memberikan pendampingan kepada siswa mengenai cara memanfaatkan teknologi tersebut untuk memahami materi pelajaran, menemukan informasi yang relevan, serta mengembangkan kemandirian dalam belajar. Siswa juga diperkenalkan pada contoh penggunaan ChatGPT untuk membantu menjawab pertanyaan akademik dan mengembangkan ide dalam pengerjaan tugas.

Selain aspek pemanfaatan teknologi, mahasiswa turut menekankan pentingnya etika dalam penggunaan media digital. Siswa diberikan pemahaman bahwa teknologi, termasuk ChatGPT, harus digunakan sebagai alat bantu untuk memperdalam pemahaman, bukan sekadar untuk menyalin jawaban tanpa proses belajar. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan belajar yang lebih kritis dan bertanggung jawab.

Tidak hanya berfokus pada literasi digital, program KKN ini juga mencakup kegiatan edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta simulasi tanggap bencana. Melalui kegiatan tersebut, siswa dibekali pengetahuan dasar mengenai pentingnya menjaga keselamatan diri serta langkah-langkah yang harus dilakukan dalam situasi darurat.
Simulasi dilakukan secara interaktif agar siswa dapat memahami prosedur keselamatan dengan lebih mudah. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya keselamatan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui rangkaian program tersebut, mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang berupaya memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan di tingkat dasar, Inisiatif ini menunjukkan peran aktif mahasiswa dalam menjembatani pemanfaatan teknologi dengan kebutuhan pendidikan dasar. Sinergi antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin untuk mendukung pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.”