Changsha University of Science and Technology (CSUST) sebagai host resmi menutup rangkaian International Course yang berlangsung selama 30 hari, sejak 24 Oktober hingga 22 November 2025. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Program Visiting Professor under Foreigner Expert Program dan digelar sepenuhnya secara daring, menghimpun para akademisi dari Indonesia, Malaysia, Mesir, Tiongkok, serta partisipasi tambahan dari Pakistan.
Setiap malam, tepat pukul 19.00–21.00 WIB, pembicara lintas negara—China, Indonesia, Malaysia, dan Mesir—bergiliran menyampaikan materi, sementara CSUST bertindak sebagai tuan rumah. Rangkaian sesi dua jam ini memunculkan suasana belajar yang mengalir seperti jembatan cahaya antara benua, mempertemukan perspektif dan pengalaman dari berbagai latar belakang keilmuan.
Topik yang diangkat pun merangkum isu-isu strategis masa kini, mulai dari Citizen Science, Waste and Wastewater Treatment, Artificial Intelligence (AI) Empowerment in Environment & Sustainability, hingga Recycling and Water Treatment Utilization di Mesir, Malaysia, China, dan Indonesia. Keragaman konten ini dinilai memberikan energi baru bagi para peserta dalam memahami dinamika riset lingkungan dan keberlanjutan di tingkat global.
Program ini memperkuat eksistensi Water Research Consortium yang telah dinisiasi pada tahun 2024 oleh Eli Hendrik Sanjaya, Ph.D selaku Kepala Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) LPPM Universitas Negeri Malang, dengan anggota dari Universitas Negeri Malang (UM), Changsha University of Science and Technology (CSUST), Universiti Teknologi Malaysia (UTM), dan The University of Tokyo. Diakhir sesi kali ini, Prof. Hong Chen (CSUST) sebagai host, serta Prof. Mohd. Fadhil MD Din (UTM), Assoc. Prof. Eli Hendrik Sanjaya, Ph.D (UM), dan Assoc. Prof. Elsayed Ali (Agriculture Research Center, Egypt) menyampaikan pesan, kesan dan harapan agar program ini tidak hanya meninggalkan jejak pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kolaborasi nyata lintas negara yang manfaat. Dengan atmosfer akademik yang terbangun selama sebulan penuh, kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi seluruh pihak yang terlibat. Di akhir sesi diskusi disepakati ke depan akan diadakan International Symposium antara 5 negera yang terlibat dalam kegiatan ini.




