Malang, 30 April 2025 — Pusat Lingkungan, Mitigasi, dan Kebencanaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Pemanfaatan Data Science untuk Pengolahan Data Penelitian” yang dilakukan secara luring di lantai 9 Graha Rektorat UM. Kegiatan ini dilaksanakan secara penuh selama satu hari, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dan diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai kalangan, meliputi dosen, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Acara ini menghadirkan dua narasumber utama yang kompeten di bidangnya, yaitu Prof. Aji Prasetya Wibawa, S.T., M.MT., Ph.D dan Bagus Setiabudi Wiwoho, S.Si, M.Si, Ph.D. Keduanya membagikan pengetahuan dan pengalaman praktis dalam menerapkan data science untuk mendukung proses penelitian akademik maupun praktis. Kegiatan dikemas dalam dua sesi utama: penyampaian materi dan praktik langsung dengan menggunakan platform Google Colaboratory sebagai praktik dalam pemanfaatan data science.
Dalam sambutannya, Dr. Heni Masruroh, M.Sc, selaku Kepala Pusat Lingkungan, Mitigasi, dan Kebencanaan LPPM UM, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peneliti dalam memanfaatkan data science sebagai alat strategis dalam pengembangan penelitian. “Pemanfaatan data science dapat membuka peluang baru dalam analisis data yang lebih akurat dan efisien, sehingga hasil penelitian menjadi lebih relevan dan berdampak,” ujarnya.
Antusiasme peserta sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka tampak aktif dalam sesi diskusi maupun praktik. Materi yang disampaikan meliputi pengantar data science, teknik pengolahan dan visualisasi data, hingga penerapan analisis prediktif dalam konteks kebencanaan, lingkungan dan pengolahan data sosial.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan komunitas akademik dan masyarakat luas dapat semakin terbuka terhadap pemanfaatan teknologi digital, khususnya data science, sebagai salah satu instrumen penting dalam mengatasi berbagai tantangan riset, terutama di bidang lingkungan dan kebencanaan.




