Malang, 17 November 2025 – Pusat Kesehatan dan Pangan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Negeri Malang (UM) sukses menyelenggarakan Kompetisi CPR Tingkat SMA/SMK/MA se-Malang Raya dengan tema “Hands-on CPR for Gen Z” yang diadakan di Aula lantai 9, Gedung A20 UM. dr. Erianto Fanani, S.Ked., M.KKK. selaku ketua panitia acara ini menyampaikan bahwa kompetisi ini tidak hanya bertujuan untuk mencari peserta terbaik, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan keterampilan hidup dasar terkait pertolongan pertama di kalangan remaja. Generasi Z dipandang sebagai kelompok usia yang sangat potensial untuk menerima pelatihan tanggap darurat karena mereka adaptif, cepat belajar, dan memiliki kepedulian sosial yang kuat.
Kepala Pusat Pangan dan Kesehatan, LPPM UM, Prof. Dr. Titi Mutiara Kiranawati, M.P. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kedepannya kegiatan ini akan diperluas mencakup area se-Malang Raya dan melibatkan MAN, dimana kali ini diikuti peserta dari SMAN 1 Malang, SMAN 2 Malang, SMAN 4 Malang, SMAN 8 Malang, MAN 1 Malang, SMKN 2 Malang, SMKN 4 Malang, SMKN 7 Malang, dan SMA Lab UM. Prof. Titi juga menyampaikan terimakasih kepada PT. Agro Mitra Alimentare (AMA) Malang yang berkenan sebagai sponsor tunggal kegiatan ini. Kedepannya, diharapkan kerjasama antara PKP dan PT. AMA Malang dapat berkembang dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat mengingat PT. AMA bergerak dalam bidang pangan fungsional yang sesuai dengan salah satu kajian PKP UM.
Kegiatan ini berkontribusi langsung pada beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya: SDG 3 terkait Good Health and Well-Being, dimana pelatihan CPR meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya remaja, untuk merespons keadaan darurat medis. Ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses terhadap edukasi kesehatan, pencegahan kematian mendadak, serta peningkatan ketahanan sistem kesehatan. Selanjutnya SDG 4 mengenai Quality Education Dimana kompetisi ini menghadirkan pembelajaran praktis, inovatif, dan aplikatif di luar kelas. Generasi Z dibekali keterampilan hidup (life-skills) yang relevan, berbasis kompetensi, dan dapat langsung diterapkan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 11 mengenai Sustainable Cities and Communities yang mana remaja yang terlatih CPR akan memperkuat komunitas yang aman, siaga, dan tangguh terhadap situasi darurat. Dengan semakin banyak warga yang memiliki keterampilan dasar pertolongan pertama, tingkat keselamatan publik meningkat. Terkahir terkait dengan SDG 17 mengenai Partnerships for the Goals yaitu kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama antara lembaga pendidikan, tenaga medis, organisasi kepemudaan, dan pihak sekolah. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Melalui tema “Hands-on CPR for Gen Z”, kompetisi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membentuk generasi muda yang sigap, peduli, dan siap berkontribusi pada keselamatan masyarakat. Penyelenggara berencana menjadikan kegiatan ini sebagai program rutin serta memperluas cakupan pelatihan ke lebih banyak sekolah di wilayah Malang Raya.

