PUSAT SOSIAL, HUMANIORA, DAN PARIWISATA

A.    Gambaran Umum

Pusat Sosial, Humaniora, dan Pariwisata merupakan pusat yang baru dibentuk pada tahun 2019 di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang. Sebelumnya, pusat ini bernama Pusat Penelitian dan Pengabdian Bidang Sosial, Humaniora, Olahraga, dan Kesehatan (P3SHOK) yang merupakan salah satu dari tujuh pusat penelitian dan pengabdian yang ada pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang. P3SHOK merupakan bagian integral dari UM yang diberi tugas untuk melaksanakan penelitian, pengabdian, publikasi dan diseminasi hasil penelitian dan pengabdian serta menginisiasi kerja sama dengan lembaga-lembaga riset baik nasional maupun internasional di bidang sosial, humaniora, olahraga, dan kesehatan.

Guna mewujudkan tugas-tugas tersebut P3SHOK memfokuskan pada beberapa kegiatan, antara lain:

  1. Pelestarian dan pengembangan budaya lokal dan nasional;
  2. Inventarisasi potensi dan warisan budaya;
  3. Pendampingan dan penyadaran kesehatan masyarakat;
  4. Analisis perkembangan sosial kemasyarakatan;
  5. Penemuan pola-pola kehidupan yang lebih harmonis;
  6. Kajian dan pelatihan olahraga pendidikan, prestasi, dan rekreasi, dan;
  7. Inisiasi kerja sama riset dengan lembaga

P3SHOK memiliki visi berupa menjadi pusat kajian dan pengembangan sosial, humaniora, olahraga, dan kesehatan yang unggul dan otoritatif, yang mampu menjembatani dan memberi solusi komprehensif terhadap dinamika sosial kemasyarakatan. Berdasarkan visi tersebut, pusat ini menjabarkan misi sebagai berikut, (1) Mendorong terciptanya atmosfer kajian di bidang sosial, humaniora, olahraga dan kesehatan yang lebih kompetitif dan variatif; (2) Memfasilitasi implementasi hasil-hasil kajian di bidang sosial, humaniora, olahraga dan kesehatan agar lebih berdaya guna dan bernilai guna tinggi bagi kehidupan sosial kemasyarakatan; (3) Menginisiasi terbangunnya networking riset dengan lembaga mitra baik dari kalangan perguruan tinggi dan kalangan swasta di tingkat lokal, nasional maupun internasional guna meningkatkan kontribusi teoritis maupun praktis bagi kehidupan sosial kemasyarakatan; dan (4) Mendisimilasikan karya dan hasil penelitian bidang sosial, humaniora, olahraga dan kesehatan kepada masyarakat luas guna terwujudnya masyarakat yang cerdas dan berbudaya.

Beberapa fungsi utama dalam pusat ini adalah, (1) Melakukan berbagai kajian, penelitian, dan pengembangan ilmu bidang sosial, humaniora, olahraga dan kesehatan; (2) Melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk pembangunan moral, pemberdayaan serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, dan peningkatan kualitas kesehatan dan prestasi olahraga; dan (3) Melakukan layanan konsultasi, pelatihan dan pendampingan untuk pembangunan moral, pemberdayaan serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan peningkatan kualitas kesehatan dan prestasi olahraga. Pusat ini memiliki beberapa divisi yang terdiri dari para tenaga ahli yang kompeten. Ragam divisi tersebut antara lain, Bidang Sosial , Bidang Humaniora, . Bidang Olahraga dan Kesehatan, dan Bidang kerja sama dan Publikasi. Seluruh divisi yang ada melakukan tugas pokok Tri Dharma Pendidikan Tinggi dan memberikan layanan berupa, (1) Pelatihan dan pendampingan kepada tenaga pendidik dan kependidikan untuk peningkatan kualitas pendidikan berbasis karakter, budaya dan kearifan lokal; (2) Pemetaan dan analisis potensi sosial kemasyarakatan dan warisan budaya; (3) Pelatihan atlet-atlet daerah untuk peningkatan prestasi keolahragaan; dan (4) Pendampingan stakeholder guna peningkatan kesadaran terhadap kesehatan.

Pusat Sosial Humaniora dan Pariwisata (PSP) baru dibentuk pada tahun 2019 Berdasar Surat Keputusan Rektor UM No. Peraturan Rektor Nomor 22.1.25/UN32/OT/2019 tentang Pembubaran dan Pembentukan Pusat pada Lembaga di Universitas Negeri Malang. PSP. merupakan bagian integral dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang yang melanjutkan fungsi dari P3SHOK. Namun dengan dibentuknya struktur pusat yang baru, maka pusat ini kini lebih fokus pada bidang sosial- humaniora, dan pariwisata. PSP dipimpin seorang kepala pusat yang mengordinasi tiga koordinator pengembang. Yaitu koordinator Tim Pengembang bidang Sosial, Koordinator bidang Humaniora, dan koordinator bidang Pariwisata.

B.    Tugas Pokok dan Tujuan

Tugas pokok PSP adalah menjadi pusat penelitian dan pengabdian pada masyarakat bidang sosial, humaniora, dan pariwisata yang unggul, mampu memberi solusi komprehensif terhadap dinamika sosial budaya dan kemasyarakatan. Berdasar tugas pokok PSP disusun tujuan sebagai berikut:

  1. Terciptanya suasana akademik pada kajian di bidang sosial, humaniora, dan pariwisata inovatif, kreatif dan kompetitif
  2. Mengimplementasikan hasil-hasil kajian di bidang sosial, humaniora, dan pariwisata agar memiliki nilai guna tinggi bagi kehidupan sosial kemasyarakatan;
  3. Memperluas mitra kerja sama riset dan kegiatan pengabdian dengan lembaga mitra baik dari kalangan perguruan tinggi, kalangan swasta di tingkat lokal, hingga internasional, serta pemerintah daerah guna meningkatkan kontribusi teoritis maupun praktis bagi kehidupan sosial kemasyarakatan; dan
  4. Mendiseminasikan karya dan hasil penelitian dan pengabdian bidang sosial, humaniora, dan pariwisata kepada masyarakat luas guna terwujudnya masyarakat yang cerdas dan berbudaya.

Guna mencapai tujuan PSP, ketiga koordinator bidang yang ada menyusun payung penelitian dan pengabdian yang didesain untuk menggambarkan cakupan fokus ketiga bidang yang ada di pusat ini, antara lain:

  1. Kearifan lokal dan pemetaan modal budaya sebagai aset wisata wilayah penyangga pantai selatan Jawa Timur
  2. Peta potensi dan masalah masyarakat tradisional/ adat dalam pengembangan wisata bahari
  3. Model desa wisata mandiri ekonomi
  4. Model pemanfaatan tanah desa untuk pemberdayaan ekonomi lokal sebagai penunjang potensi wisata
  5. Inovasi pengelolaan potensi ekonomi melalui pemberdayaan sumber daya wisata
  6. Formula optimasi IT untuk peningkatan kapasitas desa dalam pengembangan wisata
  7. Penguatan kapabilitas masyarakat untuk inovasi pengelolaan aset wisata
  8. penguatan seni budaya lokal sebagai komoditi penunjang pariwisata bahari
  9. Peningkatan kapasitas dan penguatan struktur kelembagaan desa untuk menunjang kepariwisataan
  10. Pencegahan terorisme, Radikalisme, dan penguatan toleransi
  11. Media, teknologi, dan demokrasi
  12. Peningkatan partisipasi kewirausahaan masyarakat desa
  13. Penguatan kearifan lokal dan budaya masyarakat desa
  14. Inovasi dan akselerasi industri perdesaan
  15. Kemiskinan Perkotaan
  16. Ketersediaan, kualitas, dan konektivitas ruang publik
  17. Peningkatan Kesadaran hukum Masyarakat

C.    Roadmap

Dalam upaya untuk mewujudkan tercapainya tujuan yang sudah disusun, PSP merancang kegiatan roadmap yang akan dilakukan selama satu periode dari 2019-2024 (Tabel 1). Kegiatan prioritas ini bertujuan untuk menjamin ketercapaian dari seluruh misi yang ada. Pada rencana jangka menengah tersebut dijabarkan dalam tujuh kegiatan utama antara lain, (1) kegiatan rutin seperti penelitian, dan pengabdian, kuliah tamu, dan peningkatan kualitas SdM, (2) Kegiatan tahunan seperti, membangun jaringan kerja sama, dan Seminar Internasional yang dilakukan tiap dua tahun sekali (International Conference on Humanities and Social Sciences – ICHSS).

[space line=”yes” size=”big” style=”solid”]

[blog_list number=”3″ columns=”3″ show_style=”1″ show_type=”0″ effect=”bounceInRight”]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

id_IDID